Dataran tinggi Dieng atau yang disebut juga Dieng Plateau merupakan daerah pegunungan vulkanik aktif di Propinsi Jawa Tengah yang selalu menyuguhkan pemandangan alam nan eksotik dan menakjubkan. Dataran tinggi Dieng kaya akan tumbuhan-tumbuhan unik serta berbagai macam obyek wisata alam yang banyak menyedot wisatawan dalam negeri maupun mancanegara untuk berkunjung ke Dieng. Letak Geografis Dieng berada di 4°37’ – 5°15’ lintang lelatan dan 106°32’ – 106°52’ bujur timur sedangkan letak astronomi Dieng berada di 7,20° Lintang selatan dan 109,92° bujur timur.

letak geografis dan astronomi dieng

Secara pembagian wilayah dataran tinggi Dieng berada pada dua wilayah atau dua kabupaten yaitu wilayah Kabupaten Banjanegara yang memasuki Kecamatan Batur dan Kabupaten Wonosobo yang memasuki Kecamatan Kejajar. Secara teritorial antara kedua wilayah kabupaten di Dieng ini hanya dibatasi dengan sungai kecil yang bernama Kali Tulis (Sungai Tulis). Dataran Tinggi Dieng letaknya di sebelah barat Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing sehingga pemandangan sekitar tampak elok dihiasai gunung-gunung menjulang tinggi.

Letak geografis obyek wisata Dieng

Aneka obyek wisata di Dieng juga terbagi ke dalam dua wilayah atau dua kabupaten. Untuk obyek wisata di Dieng yang memasuki wilayah Kabupaten Wonosobo meliputi:

  1. Gardu Pandang Tieng (Desa Tieng, 1789 mdpl)
  2. Tuk Bimalukar (Dieng Wetan, 2.093 mdpl)
  3. Telaga Warna (Dieng Wetan, 2.093 mdpl)
  4. Batu Pandang (Dieng Wetan, 2.093 mdpl)
  5. Bukit Sidengkeng (Dieng Wetan, 2.093 mdpl)
  6. Sunrise Sikunir (Desa Sembungan, 2.345 mdpl)
  7. Pendakian Gunung Prau

Sedangkan obyek wisata yang termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Banjarnegara meliputi:

  1. Komplek Candi Arjuna (Desa Dieng Kulon, 2.093 mdpl)
  2. Kawah Sikidang (Karang Sari, Dukuh, Dieng Kulon, 2.093 mdpl)
  3. Museum Kailasa (Desa Dieng Kulon, 2.093 mdpl)
  4. Bukit Scooter (Desa Dieng Kulon, 2.093 mdpl)
  5. Candi Bima (Karang Sari, Dukuh, Dieng Kulon, 2.093 mdpl)
  6. Candi Bima (Desa Dieng Kulon, 2.093 mdpl)
  7. Kawah Sileri (Desa Pakisan, Batur)
  8. D-qiano spring water park (Desa Pakisan)
  9. Sumur Jalatunda (Desa Pekasiran)
  10. Telaga Merdada
  11. Padang Savana Dieng (Desa Dieng Kulon, 2.093 mdpl)

Cuaca dan suhu Dieng

Dataran tinggi Dieng memiliki suhu udara yang sangat sejuk yaitu rata-rata suhu udara di siang hari berkisar 12-17 derajad celcius dan untuk malam hari berkisar antara 6-10 derajad celcius. Bahkan untuk waktu tertentu seperti saat Dieng mengalami musim kemarau suhu udara di wilayah ini menurun drastis saat malam hari hingga pagi hari mencapai -3 derajad celcius yang biasanya terjadi pada bulan July, Agustus dan September. Saat musim kemarau inilah Dieng memiliki pemandangan yang sangat menakjubkan yaitu adanya frozen atau embun es yang tersebar di beberapa titik di dieng Plateau.

Akomodasi wisata Dieng

Dataran tinggi Dieng yang dahulunya sebuah wilayah terpencil di pegunungan kini sudah berubah menjadi suatu daerah yang diidam-idamkan untuk dikunjungi oleh setiap orang. Kekayaan alam yang melimpah dan beranekaragam menjadi spot obyek wisata di Dieng. Banyak obyek wisata Dieng yang mampu menyedot kunjungan wisatawan hingga peningkatan secara drastis. Hal ini bisa meningkatkan perekonomian dan kreatifitas penduduk lokal. Para penduduk lokal di Dieng kini sudah sangat tergerak menyediakan penginapan atau homestay yang tersebar di seluruh wilayah sekitar Dieng. Homestay atau tempat singgah lokal bisa wisatawan dapatkan mulai dari kota Wonosobo hingga di daerah wisata Dieng dengan sistem penjualan perkamar atau homestay Dieng 1 rumah (contoh : Afinda Homestay, Risa Homestay dan HS Homestay).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *