Telaga warna atau danau yang sering disebut-sebut wisatawan ketika mereka berlibur ke Dieng memang sudah tidak asing lagi terdengar di kalangan khalayak umum. Telaga Warna Dieng memang salah satu obyek wisata di Dieng yang bagi para wisatawan memang sangat fenomenal, rasanya ada yang kurang diperjalanan wisata Anda jika tidak mengunjungi tempat wisata yang satu ini. Telaga Warna memang menjadi tempat yang paling asyik untuk menghabiskan waktu siang hari di Dieng. Mengapa harus siang hari? Karena Telaga Warna akan tampak cantik dari semua sisi saat dipandang dengan gradasi warna-warna yang sempurna memancar dari permukaan air telaga.

Telaga Warna Dieng

Telaga Warna Dieng, perpaduan antara warna hijau, biru dan kuning. Foto ini diambil saat siang hari.

Kandungan mineral yang ada di dalam Telaga Warna ini tidak hanya air tawar biasa, nah inilah mengapa Telaga Warna memiliki aneka warna cantik. Pada dasarnya Dieng merupakan pegunungan aktif yang masih memiliki kawah-kawah vulkanik bertebaran di seluruh kawasan Dieng. Begitu juga dengan area wisata Telaga Warna, danau ini merupakan salah satu tanda adanya aktivitas vulkanik di dalamnya. Kandungan yang ada di dalam telaga ini berupa sulfur atau belerang makanya saat mengunjungi tempat ini agak berbau belerang tetapi baunya tidak sedahsyat di kawah Dieng lainnya seperti Kawah Sikidang maupun kawah Sileri jadi pengunjung tidak perlu khawatir mengunjungi Telaga Warna Dieng.

Kandungan sulfur yang terpantul cahaya matahari akan menghasilkan warna-warna indah seperti yang bisa pengunjung saksikan saat siang hari, hal inilah mengapa Telaga Warna asyik dikunjungi saat terik tiba. Warna-warna yang dihasilkan sangat bervariatif bahkan setiap hari bahkan setiap jam nya akan memancarkan warna yang berbeda pula. Warna dominan yang bisa disaksikan seperti warna hijau, biru, silver, coklat, ungu dan kuning. Warna-warna akan terkombinasi sangat cantik tergantung pantulan sinar matahari yang menyelimuti permukaan danau dan itensitas belerang di dasar air.

Sekeliling area wisata Telaga Warna dipenuhi oleh pepohonan hijau yang rimbun jadi para pengunjung dapat bersantai berlama-lama menikmati udara segar di sekitar telaga. Selain untuk berteduh wisatawan dari terik siang hari, pepohonan yang berada di sekililing danau ini yaitu berupa pohon akasia gunung dan pohon bunga puspa sering digunakan sebagai pendukung spot cantik untuk memotret keindahan Telaga Warna.

Di dalam komplek area Telaga Warna Dieng juga terdapat hutan alam yang di dalamnya ada gua-gua alam yang dulunya dipercaya sebagai tempat bertapa. Sebelah kanan hutan konservasi juga terdapat telaga atau danau yang memiliki karakteristik berbeda dengan Telaga Warna yaitu Telaga Pengilon. Telaga Pengilon tidak mengandung belerang atau sulful, telaga ini hanya berisi air tawar biasa yang bersumber dari mata air dan air hujan sehingga tidak memantulkan warna-warna cantik seperti Telaga Warna padalah lokasinya bersebelahan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *